Menulis post
Satu composer buat semua channel. Kamu nulis sekali, menyesuaikan per platform di bagian yang penting, dan lihat tampilan masing-masing sebelum terbit.
Bukanya dari Posts lewat Create Post, atau dengan mengklik satu hari di kalender, yang bikin post-nya langsung terjadwal di hari itu.


Pilih platformnya
Section titled “Pilih platformnya”Deretan foto di atas itu akun-akun yang sudah kamu hubungkan. Klik buat menyertakan satu.
Dua hal yang perlu diperhatikan:
- Lingkaran kuning berarti platform itu butuh sesuatu yang belum kamu kasih, hampir selalu media. YouTube butuh video, TikTok dan Pinterest butuh gambar atau video. Draft masih bisa disimpan, tapi kamu nggak bisa menerbitkan atau menjadwalkan sampai itu beres.
- Label di sebelah tiap nama platform menjelaskan aturannya: Title required (max 100), Video required, Max 5000 chars.
Mematikan sebuah platform ikut membuang penyesuaian yang khusus kamu bikin buat dia.
Tulis sekali, sesuaikan per platform
Section titled “Tulis sekali, sesuaikan per platform”Kotak besar di kiri itu caption bersama, dan dia mengisi semua platform yang kamu pilih. Di kanan, tiap platform punya panelnya sendiri lengkap dengan pratinjau langsung.
Begitu kamu ngetik di kotak milik sebuah platform, dia lepas dari caption bersama, jadi kamu bisa menulis ulang versi LinkedIn tanpa mengganggu yang lain. Tombol Reset menyambungkannya lagi.
Penghitung karakter di kotak bersama memakai batas paling ketat dari platform yang kamu pilih, biasanya Bluesky di 300. Tiap pratinjau menghitung pakai batasnya sendiri, dan teks yang lewat batas ditampilkan dicoret. Itu nggak menghalangi kamu menerbitkan, cuma nanti kepotong.
| Channel | Batas caption |
|---|---|
| Bluesky | 300 |
| 500 | |
| Discord | 2.000 |
| TikTok | 2.200 |
| 3.000 | |
| YouTube | 5.000 |
Pratinjaunya juga menunjukkan di mana tiap platform memotong teks sebelum tautan “lihat selengkapnya”, dan itu alasan yang lebih masuk akal buat menaruh kalimat pertamamu di depan daripada nasihat umum soal hook. LinkedIn motong di 210 karakter, YouTube di 150, TikTok di 90, Pinterest di 50.
Lampirin media dari ikon penjepit: unggah file, tempel URL, ambil dari media library, atau cari di Unsplash dan Pexels tanpa keluar dari composer. Kredit foto stok disimpan dan ditambahkan otomatis.
- Seret thumbnail-nya buat mengurutkan ulang. Di post carousel, urutannya itu yang dilihat orang.
- Tiap gambar bisa dikasih alt text, dan itu layak diisi.
- Sebuah platform bisa punya medianya sendiri menggantikan media bersama, disetel dari panelnya.
Tiap channel punya aturan medianya sendiri, dan lebih ketat dari dugaan orang. Batas 1 MB per gambar punya Bluesky dan 20 MB per file punya Discord yang paling sering bikin kaget. Detailnya ada di halaman masing-masing channel.
Judul, hashtag, dan ide
Section titled “Judul, hashtag, dan ide”- Title satu kolom yang dipakai bareng semua platform. YouTube mewajibkannya dan membatasi di 100 karakter. Pinterest memakai baris pertama caption-mu kalau dikosongin.
- Hashtag ditambahkan per platform, dan cuma di platform yang toggle hashtag-nya kamu nyalain. Di YouTube, hashtag jadi tag video.
- Use Idea menarik sesuatu yang kamu simpan di ide konten, lalu mengisi judul, caption, dan tag-nya.
Terbitkan, jadwalkan, atau simpan
Section titled “Terbitkan, jadwalkan, atau simpan”Ada tiga pilihan di bagian bawah:
- Draft menyimpan tanpa mengirim. Draft dihitung terhadap batas paketmu.
- Now menerbitkan langsung.
- Scheduled memunculkan pemilih tanggal dan jam. Lihat penjadwalan.
Kalau penerbitannya ditolak, pesannya menyebut platform mana dan kenapa. Yang paling sering:
- Tell us whether this video is made for kids — deklarasi COPPA punya YouTube, dan memang sengaja nggak ada default-nya.
- Pick a destination board for this Pinterest post — Pinterest butuh board.
- Level privasi TikTok yang belum diisi.
- Platform kuning yang kebutuhan medianya belum terpenuhi.
Begitu sebuah post lagi terbit atau sudah terbit, dia nggak bisa diedit. Yang gagal bisa dicoba ulang, dan draft serta post terjadwal bebas diedit.